#MerdekaDenganBerbagi Wisma Tuna Ganda

Saat ini tercatat lebih dari 1 milyar orang penyandang disabilitas di seluruh dunia, jumlah ini mencakup 15% populasi dunia dan 10% lebih tinggi dari estimasi WHO. Pada umumnya, penyandang disabilitas memiliki kondisi kesehatan yang buruk, pencapaian pendidikan yang rendah, minim partisipasi ekonomi dan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dari orang-orang yang tidak menyandang disabilitas. Bantuan dan perhatian oleh masyarakat yang berkelanjutan dan memadai sangat dibutuhkan untuk meniadakan hambatan finansial serta memastikan bahwa layanan yang baik terus tersedia.

Embrio pergerakan sosial yang menjadi cikal bakal berdirinya Wisma Tuna Ganda dimulai bahkan sebelum kemerdekaan oleh Ibu Sitti Zahra Goenawan, seorang aktivis sosial dan pergerakan perempuan. Berdiri sejak 2 Maret 1975, Wisma Tuna Ganda didirikan untuk menampung, memelihara, merawat serta mengusahakan rehabilitasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus (cacat mental, intelektual, dan/atau fisik).

Panti yang didirikan bertepatan dengan peringatan 1.000 hari wafatnya ibu Sitti Zahra Goenawan ini merupakan panti perawatan pertama di Indonesia yang khusus melayani dan menangani anak-anak penyandang disabilitas. Menurut data terakhir, saat ini jumlah anak rawat yang berada di bawah asuhan Wisma Tuna Ganda adalah 27 orang (12 anak laki-laki dan 15 anak perempuan). Sejak berdirinya hingga saat ini, sudah 91 anak penyandang disabilitas yang dirawat oleh Wisma Tuna Ganda.

Dengan menggandeng Wisma Tuna Ganda, kami berharap dapat meningkatkan kepedulian atas kemudahan akses dan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas. Selain sebagai ajakan untuk berpartisipasi, juga meningkatkan rasa hormat atas otonomi dan harga diri dari para penyandang disabilitas.

Lihat semua >